CACAR AIR CHICKENPOX

Cacar Air

CACAR AIR (CHICKENPOX)

Chickenpox atau dalam bahasa awam disebut Cacar air merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Varicella-ZosterVirus (VZV) yang menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah kecil dan berair, disertai rasa gatal yang hebat dan demam. Ruam biasanya muncul pertama kali pada bagian dada, punggung dan menyebar ke seluruh bagian tubuh. Cacar air biasanya bersifat ringan dan bisa sembuh sendiri (self limiting disease), tapi dapat bersifat berat atau serius khususnya pada bayi, wanita hamil, dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang buruk.  Ada mitos bahwa cacar air itu tidak berbahaya, padahal 1 dari 20 anak terkana infeksi telinga dan cacar air bisa juga menimbulkan komplikasi yang perlu diwaspadai seperti Pneumonia, Trombositopenia, Miokarditis dan berkembangnya menjadi Herpes Zoster.

Cacar air merupakan penyakit yang sangat menular.  Di US, UK, dan Jepang, lebih dari 80% orang terinfeksi pada usia rata-rata 10 tahun. Bagi orang yang belum pernah terkena cacar air atau belum pernah divaksin dapat terkena penyakit ini. Tanda-tanda cacar air berupa ruam yang sangat gatal disertai bintik kecil berair dan tersebar ke seluruh badan dan memakan waktu selama 1 minggu hingga bintik kecil berair kempis. Anak –anak biasanya tidak masuk  sekolah selama 5-7 hari karena  terkena cacar air. Gejala lain yang muncul pada hari 1-2 sebelum ruam meliputi :

  • Demam
  • Kelelahan
  • Hilang nafsu makan
  • Pusing

Pencegahan dan Terapi Cacar Air

Cara terbaik untuk terhindar dari cacar air adalah dengan melakukan vaksin chickenpox. Vaksin chickenpox sangat aman dan efekstif untuk mencegah cacar air. Apabila orang yang sudah melakukan vaksinasi tapi tetap terkan cacar air, biasanya gejala dan tanda yang timbul lebih ringan, lebih sedikit timbul ruam dan ringan/tidak ada demam. Hal ini juga mematahkan mitos “jika sudah pernah terkena cacar air, tidak akan terkena lagi” faktanya bisa terinfeksi virus VZV lagi dalam bentuk cacar air atau Herpes Zoster tergantung kondisi kekebalan tubuh orang itu sendiri.  

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan gejala cacar air dan mencegah infeksi kulit. Seperti pemberian lotion atau gel antihistamin yang dapat membantu meredakan rasa gatal. Hindari menggaruk untuk mencegah penyebaran virus lebih banyak dan mencegah timbulnya infeksi lain. Perbanyak minum dan mengonsumsi makanan yang lembut dan sehat serta menggunakan pakaian yang berbahan lembut untuk mengurangi gesekan pada ruam. Menggunakan produk-produk OTC seperti paracetamol untuk meredakan demam dan pusing dan patuhi resep obat yang telah diberikan dokter  untuk mempercepat penyembuhan cacar air.

Sumber :

Center for Disease Control and Pervention, Chickenpox, 2018

Cohen, J, Breur, J. (2015). Chickepox: Treatment. BMJ Clinical Evidence. 2015. pii: 0912

 

*COOMING SOON DOKTER ANAK RDC*

Reservation and contact No 0819-11111-047

Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/atau spesialistik, diselenggarakan oleh lebih dari satu jenis tenaga kesehatan (perawat dan atau bidan) dan dipimpin oleh seorang tenaga medis (dokter, dokter spesialis, dokter gigi atau dokter gigi spesialis).

Prasarana klinik meliputi:

a. instalasi air b. instalasi listrik c. instalasi sirkulasi udara d. sarana pengelolaan limbah e. pencegahan dan penanggulangan kebakaran f. ambulans, untuk klinik yang menyelenggarakan rawat inap, dan g. sarana lainnya sesuai kebutuhan.

Bangunan klinik paling sedikit terdiri atas:

a. ruang pendaftaran/ruang tunggu b. ruang konsultasi dokter c. ruang administrasi d. ruang tindakan e. ruang farmasi f. kamar mandi/wc Selain itu juga, klinik harus dilengkapi dengan peralatan medis dan nonmedis yang memadai sesuai dengan jenis pelayanan yang diberikan. Syarat peralatan tersebut adalah: 1. memenuhi standar mutu, keamanan, dan keselamatan. 2. memiliki izin edar. 3. Harus diuji dan dikalibrasi secara berkala oleh Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan dan/atau institusi penguji dan pengkalibrasi yang berwenang.

SURAT IZIN PRAKTIK

(1) Setiap tenaga medis yang berpraktik di klinik harus mempunyai Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik (SIP) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (2) Setiap tenaga kesehatan lain yang bekerja di klinik harus mempunyai Surat Izin sebagai tanda registrasi/Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Kerja (SIK) atau Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

PERIJINAN

(1) Untuk mendirikan dan menyelenggarakan klinik harus mendapat izin dari pemerintah daerah kabupaten/kota setelah mendapatkan rekomendasi dari dinas kesehatan kabupaten/kota setempat. (2) Dinas kesehatan kabupaten/kota mengeluarkan rekomendasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setelah klinik memenuhi ketentuan persyaratan klinik dalam Peraturan ini. (3) Permohonan izin klinik diajukan dengan melampirkan: a. surat rekomendasi dari dinas kesehatan setempat; b. salinan/fotokopi pendirian badan usaha kecuali untuk kepemilikan perorangan; c. identitas lengkap pemohon; d. surat keterangan persetujuan lokasi dari pemerintah daerah setempat; e. bukti hak kepemilikan atau penggunaan tanah atau izin penggunaan bangunan untuk penyelenggaraan kegiatan bagi milik pribadi atau surat kontrak minimal selama 5 (lima) tahun bagi yang menyewa bangunan untuk penyelenggaraan kegiatan; f. dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL); g. profil klinik yang akan didirikan meliputi struktur organisasi kepengurusan, tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, dan peralatan serta pelayanan yang diberikan; dan h. persyaratan administrasi lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. i. Izin klinik diberikan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang dengan mengajukan permohonan perpanjangan 6 (enam) bulan sebelum habis masa berlaku izinnya.
Updated: 10/16/2019 — 11:14

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rusban Doctors Center © 2019 | Sitemap